Home » TA Kabupaten Bondowoso Gelar Villages Tour Road Trip, Sosialisasi Prioritas DD 2026 dan Supervisi Percepatan Gerai KDMP di Tapen

TA Kabupaten Bondowoso Gelar Villages Tour Road Trip, Sosialisasi Prioritas DD 2026 dan Supervisi Percepatan Gerai KDMP di Tapen

BONDOWOSO— Tim Pendamping Ahli Kabupaten Bondowoso melaksanakan kegiatan Villages Tour Road Trip di Desa Tapen, Kecamatan Tapen, Kabupaten Bondowoso.

Kegiatan ini, sebagai bagian dari agenda silaturahim sekaligus sosialisasi Peraturan Menteri Desa Nomor 16 Tahun 2025 tentang Petunjuk Operasional dan Fokus Penggunaan Dana Desa Tahun 2026.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Pemerintah Desa Tapen, Babinsa setempat, serta unsur pendamping desa. Kamis, (22/01/2026).

Selain menyampaikan arah kebijakan penggunaan Dana Desa tahun anggaran 2026, forum ini juga dimanfaatkan untuk membahas percepatan pembangunan gerai Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) sebagaimana diamanatkan dalam Instruksi Presiden Nomor 17 Tahun 2025.

Koordinator Pendamping Ahli Kabupaten, Cahyo, menegaskan bahwa Villages Tour Road Trip menjadi strategi pendekatan langsung agar desa memperoleh pemahaman utuh terhadap kebijakan terbaru pemerintah pusat.

“Pendampingan tidak cukup dilakukan secara administratif. Kami hadir langsung ke desa untuk memastikan pemerintah desa memahami substansi Permendesa 16/2025, terutama fokus penggunaan Dana Desa 2026 yang menuntut ketepatan perencanaan dan keberpihakan pada penguatan ekonomi desa,” ujar Cahyo.

Menurutnya, sinergi lintas sektor di tingkat desa menjadi kunci keberhasilan implementasi kebijakan, termasuk percepatan pembangunan gerai KDMP sebagai instrumen penguatan ekonomi kerakyatan.

“Gerai KDMP bukan sekadar bangunan fisik, tetapi ekosistem ekonomi desa. Karena itu, perlu disiapkan sejak tahap perencanaan agar sejalan dengan arah kebijakan nasional,” imbuhnya.

Kepala Desa Tapen, Kusniadi Hendra, S.Pd., menyampaikan apresiasinya atas kehadiran Tim Pendamping Ahli Kabupaten yang dinilainya memberi kepastian arah kebijakan bagi pemerintah desa.

“Kegiatan ini sangat membantu kami di desa dalam memahami perubahan kebijakan Dana Desa 2026. Dengan penjelasan langsung dari Pendamping Ahli, kami lebih siap menyusun perencanaan yang sesuai regulasi sekaligus mendukung percepatan pembangunan gerai KDMP,” kata Kusniadi.

Ia menambahkan, pendampingan yang intensif menjadi penting agar program desa tetap berjalan optimal meski menghadapi dinamika kebijakan dan keterbatasan fiskal.

Sementara itu, Pendamping Lokal Desa (PLD) Tapen, Ra’iya, menyambut baik kehadiran Tim Pendamping Ahli Kabupaten. Ia menilai kegiatan tersebut memberi kejelasan sekaligus penguatan kapasitas bagi pemerintah desa dalam menyusun perencanaan tahun 2026.

“Kehadiran Pendamping Ahli memberi pemahaman yang lebih komprehensif, khususnya terkait penyesuaian program desa dengan fokus Dana Desa 2026 dan percepatan pembangunan gerai KDMP sesuai Inpres 17/2025,” kata Ra’iya.

Melalui Villages Tour Road Trip, Tim Pendamping Ahli Kabupaten berkomitmen memperkuat koordinasi, memastikan kebijakan nasional diterjemahkan secara tepat di tingkat desa, serta mendorong percepatan pembangunan ekonomi desa yang berkelanjutan. (*)

Avatar photo

Jejakdesa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top