Home » Pelatihan Administrasi BUMDes Digelar, Perkuat Profesionalisme Pengelola

Pelatihan Administrasi BUMDes Digelar, Perkuat Profesionalisme Pengelola

Pelatihan Administrasi BUMDes Digelar, Perkuat Profesionalisme Pengelola Desa

Bondowoso— Pemerintah Kecamatan Taman Krocok menggelar Pelatihan Administrasi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) pada Kamis (09/04/2026) di Pendopo Kecamatan. Kegiatan ini merupakan upaya meningkatkan kapasitas dan profesionalisme pengurus BUMDes dalam mengelola usaha desa secara akuntabel dan berkelanjutan.

Pelatihan tersebut dihadiri oleh Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat (TAPM) Kabupaten Bondowoso Winartono, Camat Taman Krocok Edy Mulyono, jajaran kecamatan, pendamping desa, serta pengurus BUMDes se-Kecamatan Taman Krocok yang terdiri dari direktur, sekretaris, dan bendahara.

Dalam sambutannya, Camat Taman Krocok, Edy Mulyono, menegaskan bahwa tata kelola yang baik menjadi fondasi utama keberhasilan BUMDes. Ia menilai profesionalisme dan transparansi harus menjadi budaya kerja pengelola.

“BUMDes tidak cukup hanya berjalan, tetapi harus dikelola dengan prinsip profesional, transparan, dan akuntabel. Dengan tata kelola yang baik, BUMDes dapat tumbuh menjadi lembaga ekonomi desa yang berkelanjutan serta mendapat kepercayaan masyarakat,” ujarnya.

Pelatihan ini bertujuan meningkatkan kemampuan pengurus dalam pengelolaan administrasi dan pelaporan sesuai regulasi, sekaligus menyamakan persepsi dalam pengelolaan usaha desa agar tercipta transparansi dan akuntabilitas keuangan yang lebih baik.

Kegiatan diawali dengan sesi pemetaan awal melalui praktik baik dan materi need assessment BUMDes yang mencakup tujuh aspek, yakni kelembagaan, manajemen, usaha dan unit usaha, kerja sama atau kemitraan, aset dan permodalan, administrasi dan pelaporan, serta manfaat dan dampak. Peserta juga diminta menuangkan pengalaman dan kendala pengelolaan BUMDes masing-masing untuk didiskusikan secara interaktif.

Pada sesi tersebut, Winartono menekankan pentingnya perubahan pola pikir pengurus BUMDes agar lebih adaptif dan berorientasi usaha.

“Pengurus BUMDes harus memiliki pola pikir kewirausahaan. Tidak hanya bergantung pada penyertaan modal dana desa, tetapi mampu mengembangkan potensi usaha yang menghasilkan keuntungan dan berdampak bagi masyarakat,” jelasnya.

Ia juga menambahkan bahwa inovasi dan kemitraan menjadi kunci dalam memperkuat keberlanjutan usaha BUMDes di tengah dinamika ekonomi desa.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan materi dan praktik administrasi pelaporan serta pemeringkatan BUMDes yang dipandu oleh Pendamping Desa dan Pendamping Lokal Desa melalui metode kerja kelompok.

Melalui pelatihan ini, diharapkan pengelolaan BUMDes di Kecamatan Taman Krocok semakin profesional, transparan, serta mampu memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan ekonomi masyarakat desa.

Penulis: Rusli, Pendamping Lokal Desa Taman Krocok, Bondowoso.

Avatar photo

Jejakdesa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top