Home » Perkuat Konvergensi Pencegahan Stunting, KPM dan Admin Desa se-Kecamatan Tapen Ikuti Bimtek HDW Learning

Perkuat Konvergensi Pencegahan Stunting, KPM dan Admin Desa se-Kecamatan Tapen Ikuti Bimtek HDW Learning

BONDOWOSO – Penguatan kapasitas kader dan pemerintah desa menjadi salah satu kunci keberhasilan upaya pencegahan dan percepatan penurunan stunting. Untuk mendukung hal tersebut, Kader Pembangunan Manusia (KPM) dan admin eHDW desa se-Kecamatan Tapen mengikuti pelatihan konvergensi P3S dan bimbingan teknis HDW Learning di Desa Cindogo, Kecamatan Tapen, Kabupaten Bondowoso, Kamis (29/10/2026).

Kegiatan yang berlangsung pukul 08.00–16.00 WIB ini difasilitasi oleh Tenaga Pendamping Profesional (TPP) bersama Kantor Kecamatan Tapen. Sebanyak 18 peserta, terdiri atas 11 laki-laki dan 7 perempuan, mengikuti kegiatan tersebut.

Kegiatan dibuka oleh Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Tapen yang memberikan arahan mengenai pentingnya koordinasi dan keterlibatan seluruh unsur di tingkat desa dalam mendukung program pembangunan manusia, khususnya pencegahan dan percepatan penurunan stunting.

Dalam arahannya, Sekcam Tapen menekankan bahwa keberhasilan program tidak hanya ditentukan oleh kebijakan pemerintah, tetapi juga oleh kesungguhan pelaksana di tingkat desa dalam menjalankan tugas dan memperbarui data.

“Pencegahan stunting membutuhkan kerja sama dan komitmen semua pihak. KPM, admin desa, dan pemerintah desa harus saling mendukung agar program berjalan dengan baik. Data yang diperbarui secara rutin juga sangat penting sebagai dasar untuk mengetahui kondisi masyarakat dan menentukan langkah intervensi yang tepat,” ungkapnya.

Materi pelatihan disampaikan oleh Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat (TAPM) Kabupaten Bondowoso, Winartono. Ia memberikan penjelasan sekaligus praktik mengenai mekanisme pembelajaran mandiri melalui HDW Learning, mulai dari registrasi dan verifikasi akun, tahapan pembelajaran, hingga pemantauan dan evaluasi progres peserta.

Winartono menegaskan bahwa HDW Learning tidak sekadar menjadi sarana pemenuhan administrasi pelatihan, tetapi juga instrumen untuk meningkatkan kapasitas KPM agar semakin memahami peran dan tanggung jawabnya dalam konvergensi pencegahan stunting.

“Melalui HDW Learning, KPM diharapkan tidak hanya menyelesaikan materi dan memperoleh sertifikat, tetapi juga memahami substansi pembelajaran serta mampu menerapkannya dalam tugas di desa. Pengetahuan yang diperoleh harus bermuara pada penguatan pelaksanaan konvergensi P3S dan peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” jelas Winartono.

Dalam sesi teknis, peserta mendapatkan pendampingan mengenai tata cara pendaftaran akun, pengunggahan Surat Perintah Tugas (SPT) melalui HDW Pendataan, serta pelaksanaan pre-test dan post-test pada setiap pokok bahasan. Peserta juga diarahkan menyelesaikan seluruh materi pembelajaran hingga tuntas.

Admin desa memiliki peran penting dalam memastikan kelengkapan administrasi dan membantu proses verifikasi akun peserta. Sementara itu, KPM didorong untuk aktif mengikuti pembelajaran secara mandiri serta mengimplementasikan pengetahuan yang diperoleh dalam pelaksanaan program di masing-masing desa.

Selain HDW Learning, Winartono juga memaparkan teknis pengisian aplikasi eHDW sekaligus mengevaluasi progres dan kelengkapan data yang telah diinput oleh KPM dan admin desa. Evaluasi tersebut menjadi bagian penting untuk memastikan pemutakhiran data pembangunan manusia berjalan secara konsisten.

Pembahasan juga mencakup Posyandu 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) dan keterkaitannya dengan pemanfaatan data HDW serta pelaksanaan konvergensi P3S. Melalui materi ini, pemerintah desa dan tim kecamatan diharapkan semakin memahami keterkaitan antara pelayanan dasar, pendataan, dan intervensi pencegahan stunting.

Salah satu poin yang menjadi perhatian dalam kegiatan tersebut adalah evaluasi progres HDW Pendataan. Desa-desa se-Kecamatan Tapen tercatat memiliki capaian yang baik dalam pembaruan data bulanan. Capaian ini diharapkan dapat dipertahankan melalui kedisiplinan KPM dan admin desa dalam melakukan pemutakhiran data secara berkala.

Menurut Winartono, kualitas data menjadi salah satu unsur penting dalam mendukung ketepatan perencanaan dan evaluasi program pembangunan manusia.

“Data yang lengkap, akurat, dan diperbarui secara berkala akan membantu pemerintah desa memetakan kondisi masyarakat serta mengevaluasi perkembangan program. Karena itu, pengisian eHDW perlu dilakukan secara cermat dan berkelanjutan, bukan sekadar untuk memenuhi kewajiban pelaporan,” tambahnya.

Kegiatan ini sekaligus memperkuat koordinasi antara pemerintah kecamatan, TPP, KPM, dan admin desa. Sinergi tersebut diharapkan dapat memperlancar proses pembelajaran mandiri, mempercepat penyelesaian kendala teknis, serta meningkatkan kualitas pelaksanaan konvergensi P3S di tingkat desa.

Di sela-sela bimbingan teknis eHDW, TAPM dan peserta juga mengikuti kegiatan daring berupa Workshop Evaluasi Kinerja Pembangunan Manusia dalam Rangka Konvergensi Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting (P3S) yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pembangunan Desa dan Perdesaan (Ditjen PDP), Kementerian Desa.

Keikutsertaan dalam workshop tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas pemahaman peserta mengenai evaluasi kinerja pembangunan manusia dan penguatan konvergensi lintas sektor dalam percepatan penurunan stunting.

Sebagai tindak lanjut, pendampingan dan monitoring akan dilakukan untuk memastikan seluruh peserta menyelesaikan pembelajaran hingga memperoleh sertifikat. Langkah tersebut mencakup pemenuhan registrasi dan administrasi peserta, pendampingan pengunggahan SPT, verifikasi akun, pemantauan progres pembelajaran, serta penanganan kendala teknis.

Hasil pembelajaran juga akan direkapitulasi sebagai bahan pelaporan dan evaluasi. Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan tidak berhenti pada penyelesaian pelatihan, tetapi turut memperkuat kapasitas KPM dan pemerintah desa dalam memanfaatkan data serta menjalankan konvergensi pencegahan dan percepatan penurunan stunting secara terarah, terukur, dan berkelanjutan. (*)

Avatar photo

Jejakdesa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top